Pubertas sebagai masa paling berpengaruh pada pertumbuhan fisik dan psikhis anak, akan memiliki dampak serius pada tingkah laku anak. Mereka terkadang mengalami kebingungan sekaligus kebahagiaan yang berlebihan. Pengaruh masa pubertas terhadap tingkah laku anak dapat diperinci sebagai berikut:
1. Keinginan untuk menyendiri
Anak yang dalam masa pubertas cenderung mengasingkan diri dari lingkungannya manakala ada masalah baik dalam pergaulannya atau merasa ada hal yang kurang cocok dengan dirinya (minder).
2. Keengganan untuk bekerja
Ketika lingkungan sekitarnya (keluarga dan masyarakat) menganggap anak pubertas sebagai orang dewasa, maka mereka memperlakukannya sebagaimana remaja yang harus bekerja. Situasi seperti ini nampaknya menjadi masalah bagi anak pubertas, karena sebelumnya tidak terbiasa bekerja serius. Akibatnya manakala disodorkan pekerjaan, tak jarang mereka menolak sekalipun mau biasanya cepat lelah. Hal itu disebabkan pada masa kanak-kanak mereka terbiasa dengan bermain-main dan ketika disodorkan pekerjaan, maka pekerjaan ini baginya adalah hal baru.
3. Merasa bosan
Anak pada masa pubertas merasa bosan dengan permainan-permainan yang dulu disenanginya, dengan pekerjaan sekolahnya dan berbagai keaktifan sosial lainnya. Hal ini disebabkan perubahan fisik yang tidak diimbangi dengan latihan fisik.
4. Bersikap tidak tenang
Perubahan yang cepat pada masa pubertas biasanya menyebabkan perilaku salah tingkah dan cenderung terburu-buru. Anak-anak pubertas tidak bisa duduk atau berdiri dalam posisi yang sama dalam waktu lama. Hal ini disebabkan emosi yang meluap-luap sehingga fisik pun ikut merasakan agresivitas mentalnya.
5. Antagonisme sosial
Masa pubertas sebagai masa pencarian jati diri, memiliki dampak jelas pada perilaku anak yaitu penentangan terhadap norma, perilaku atau ajakan orang lain yang tidak disenanginya.
6. Antagonisme seks
Anak yang mengalami masa pubertas biasanya juga menunjukkan keagresifan dalam masalah pergaulan dengan lawan jenis. Jika ia suka, maka terang-terangan menyukainya dan jika benci biasanya tanpa pertimbangan lain pasti membencinya. Sehingga masa ini bisa dikatakan masa suka sama suka dengan pertimbangan emosi belaka.
7. Emosionalitas
Anak pada masa pubertas seringkali marah-marah dan merasa sedih yang disebabkan hal-hal yang kecil. Hal ini adalah ciri yang paling khas pada anak pubertas.
8. Kurang percaya diri
Kurang percaya diri (yang dalam istilah anak puber kurang pe de), sering mereka alami dan ini juga terjadi hanya karena masalah sepele bahkan mungkin tidak ada sebab. Hanya karena satu jerawat saja umpamanya, mereka seolah-olah memiliki masalah besar yang akibatnya krisis percaya diri tadi.
9. Mengalami rasa malu yang berlebihan
Dalam keadaan tertentu anak pubertas biasanya memperlihatkan rasa malu yang berlebihan, umpamanya dalam pemeriksaan dokter atau saat ganti pakaian sehabis olahraga.
10. Senang melamun
Masa pubertas disebut juga masa penciptaan berbagai imajinasi yang teramat muluk, ingin ini dan itu. Keinginan seperti ini seringkali mereka ekspresikan dalam lamunan. Kadang tersenyum atau tertawa sendiri.
Seiring dengan perkembangan mentalnya, lama kelamaan sikap di atas perlahan-lahan hilang dan mulai bersikap dan berpikir realistik menjelang usia remaja dan usia dewasa.
7.4.08
Sekilas tentang Pengertian Remaja, ABG, Pubertas, Pornografi, Seks, dan Aurat
Untuk menghilangkan atau meminimalkan persepsi berbeda mengenai istilah-istilah seputar remaja dan seks, berikut kami definikan satu persatu:
a. Remaja
Istilah remaja nampaknya istilah paling populer yang sering digunakan untuk menilai kedewasaan seseorang. Setiap kali disebut remaja, maka pikiran seseorang pasti terfokus pada manusia yang berpikiran dewasa. Para psikolog sendiri sulit mendefinisikan secara pasti arti dari remaja. Maka tak heran jika dalam berbagai perundang-undangan dunia termasuk di Indonesia tidak ditemukan istilah remaja. Bahkan di negara-negara maju telah lama tidak menggunakan istilah remaja dalam berbagai perundang-undangannya. Dalam perundang-undangan Indonesia hanya dikenal istilah anak-anak dan dewasa.
Sekalipun demikian, untuk memperjelas arah pandangan kita tentang remaja, tidak ada salahnya didefinisikan dengan merujuk berbagai pendapat para ahli.
Zakiyah Daradjat (1975), mendefinisikan remaja sebagai anak yang ada pada masa peralihan dari masa anak-anak menuju usia dewasa. Pada masa peralihan ini biasanya terjadi percepatan pertumbuhan dalam segi fisik maupun psikis. Baik ditinjau dari bentuk badan, sikap, cara berpikir, dan bertindak, mereka bukan lagi anak-anak. Mereka juga belum dikatakan manusia dewasa yang memiliki kematangan pikiran. Zakiyah Daradjat membatasi masa remaja ini antara usia 13 tahun hingga 24 tahun.
Menurut Drs. Hasan Basri dalam buku Remaja Berkualitas, Problematika dan Solusinya, menilai remaja sebagai kelompok manusia yang tengah meninggalkan masa kanak-kanak yang penuh dengan ketergantungan dan menuju masa pembentukan tanggung jawab. Masa remaja ditandai dengan pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah dialami baik dalam bidang fisik-biologis maupun psikis atau kejiwaan. Menstruasi pertama bagi kaum wanita dan keluarnya sperma dalam mimpi basah pertama bagi pria adalah tonggak pertama dalam perjalanan usia remaja.
Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (1994), Mendefinisikan remaja sebagai individu yang tengah mengalami perkembangan fisik dan mental. Beliau membatasi usia remaja ini antara 11-24 tahun dengan pertimbangan sebagai berikut :
1. Usia 11 tahun adalah usia di mana pada umumnya tanda-tanda seksual sekunder mulai nampak (kriteria fisik).
2. Di banyak masyarakat Indonesia, usia 11 tahun sudah dianggap akil baligh baik menurut adat maupun agama. sehingga masyarakat tidak lagi memperlakukan mereka sebagai anak-anak (kriteria sosial).
3. Pada usia tersebut mulai ada tanda-tanda penyempurnaan perkembangan jiwa.
4. Batas usia 24 tahun merupakan batas maksimum untuk memberi kesempatan mereka mengembangkan dirinya setelah sebelumnya masih tergantung pada orang tua.
Pengertian dan batasan remaja menurut WHO
WHO mendefinisikan remaja sebagai fase ketika seorang anak mengalami hal-hal sebagai berikut
1. Individu berkembang dari saat pertamakali ia menunjukkan tanda-tanda seksual sekundernya sampai ia mencapai kematangan seksualnya.
2. Individu mengalami perkembangan psikologis dan pola indentifikasi dari kanak-kanak menuju dewasa.
3. Terjadi peralihan dari ketergantungan sosial-ekonomi yang penuh kepada keadaan yang relatif lebih mandiri.
Dari berbagai definisi di atas dapat disimpulkan bahwa remaja adalah: Suatu masa dalam hidup manusia yang banyak mengalami perubahan (pancaroba), yaitu masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa tanpa batasan usia yang jelas. Sulitnya menentukan usia remaja disebabkan adanya perbedaan kultur dari tiap-tiap masyarakat dunia khususnya Indonesia.
b. ABG (Anak Baru Gede)
Istilah ABG sebenarnya muncul akhir-akhir ini yaitu, menjelang berakhirnya abad ke-20. ABG bukanlah anak dewasa dan tidak pula bisa digolongkan usia remaja. Istilah ini muncul setelah adanya berbagai kasus seksualitas yang sebenarnya tidak layak mereka lakukan. Kebanyakan ahli psikologi memperkirakan munculnya ABG ini sebagai bagian dari globalisasi yang menghadirkan berbagai informasi vulgar (seks) yang tanpa penjelasan atau bimbingan yang benar dari orang dewasa atau orangtua. Mereka bisa juga disebut anak yang terlalu cepat dewasa terutama mengenai masalah seks.
ABG menurut Dr. Sarlito Wirawan Sarwono adalah mereka yang berusia sekolah SMP kelas I dan II atau seringkali kelas VI SD. Jelasnya mereka berusia 11-13 tahun. Ditinjau dari sudut sosial mereka berasal dari golongan menengah ke atas. Dengan demikian menurut Sarlito, ABG muncul dalam masyarakat tertentu dan dalam golongan masyarakat tertentu. Tapi mengapa harus golongan menengah ke atas? Sebab dari segi perkembangan fisik saja mereka lebih baik dan terkesan cepat gede. Ditinjau segi psikologis mereka tanpa beban dan hidup bebas sehingga banyak waktu yang digunakan untuk bergaul dengan teman-temannya dan di sinilah percepatan kematangan seksual terjadi. Adapun di masyarakat bawah, gejala seperti ini tidak ditemukan. Hal ini disebabkan anak yang berada dalam kelompok masyarakat bawah hidup penuh beban, mereka mesti membantu orangtuanya bekerja sehingga tidak ada waktu main. Lagipula kebanyakan pada golongan masyarakat ini, anak seusia ABG sudah dipersiapkan untuk nikah (kawin muda).
Adapun menurut Dr. Dadang Hawari, ABG bisa digolongkan usia antara 11-17 tahun. Mereka adalah kelompok anak yang masih kesulitan menentukan identitas diri dan kebingungan menentukan idola hidup. Faktor yang mempengaruhi munculnya ABG, menurut Dr. Dadang Hawari adalah gaya hidup orangtua dan masyarakat sekelilingnya di samping adanya arus informasi yang tanpa batas (Gatra, 21 Juni 1997).
c. Pubertas
Dalam berbagai literatur, anak pubertas adalah kelompok anak yang masuk pada usia remaja dan pubertas berada dalam usia remaja. Pubertas adalah masa yang khusus di mana seorang anak merasakan adanya kebutuhan yang sangat kuat pada lawan jenis atau keinginan bercinta begitu mendalam. Pada masa ini seorang anak cenderung emosional. Para psikolog mengkhususkan masa ini sebagai masa perkembangan seksualitas anak. Anak yang berada pada masa ini akan mengalami perubahan, baik fisik maupun psikis dengan cepat.
Menurut Drs. Soesilowindradini, MA. (1994), pubertas timbul pada usia berbeda-beda. Masa ini adalah masa yang pendek sekitar 4 tahun. Munculnya masa ini disebabkan mulai bekerjanya kelenjar seks untuk menghasilkan hormon sehingga muncul perubahan fisik dan psikis yang khas. Sekitar 5 tahun sebelum anak masuk usia pubertas telah ada hormon seks itu di tubuhnya. Hormon ini lama kelamaan semakin bertambah dan membawa kematangan pada struktur dan fungsi alat-alat kelamin.
d. Pornografi
Pornografi berasal dari kata porne dan graphien, bahasa Yunani. Porne berarti perempuan jalang, graphien berarti tulisan. Dalam pengertian lebih luas pornografi berarti tulisan, gambar, lukisan, tayangan audio-visual, pembicaraan, dan gerakan-gerakan tubuh yang membuka anggota tubuh tertentu secara vulgar yang semata-mata untuk menarik perhatian lawan jenis.
Seiring dengan perkembangan teknologi dalam segala bidang dan masuknya budaya global dari dan ke tiap-tiap negara, menyebabkan adanya asimilasi budaya dan gaya hidup global. Hal ini bisa kita lihat bagaimana gencarnya arus pornografi dalam tayangan televisi, video kaset, laser disk (LD), video compac disk (VCD), internet, dan berbagai gambar dalam majalah dan surat kabar bahkan dalam buku. Akibatnya, budaya rok mini, pakaian "you can see", jeans ketat, kaos ketat dan menggantung (menampakkan pusarnya) hingga gerakan tubuh erotis semakin sulit dibendung dan menjadi pemandangan keseharian. Tak heran jika kasus-kasus pelecehan seksual pun semakin menggejala dan menjadi menu berita yang kita santap tiap hari.
e. Seks
Jika pornografi merupakan upaya penampakan aurat untuk maksud-maksud tertentu, maka seks adalah menu dari pornografi itu sendiri. Seks bisa berarti hal-hal yang menarik birahi dan ada pada "lokasi" tertentu dari tubuh wanita dan laki-laki. Jadi seks memancar dari paha, dada dan lain-lain dari tubuh wanita. Seks itu sendiri adalah fitrah yang diberikan pada setiap makhluk hidup terutama manusia. Seks dimaksudkan untuk mendorong manusia melanjutkan atau melestarikan keturunannya. Maka seks adalah potensi bawaan sebagai modal bagi manusia untuk mendekati lawan jenisnya.
f. Aurat
Aurat secara garis besar berarti lokasi dari anggota tubuh tertentu dari manusia yang mengandung muatan seks atau mengandung daya tarik seks. Sehingga jika aurat ini sengaja atau tidak sengaja ditampakkan, akan membangkitkan birahi dan memancing lawan jenis untuk melakukan hubungan intim. Bagi wanita, nyaris seluruh tubuh dan gerakannya mengandung muatan seks. Sementara bagi laki-laki justru hanya sebagian kecil dari tubuhnya dan gerakan tubuhnya yang bisa dikategorikan aurat.
Dalam Islam, aurat bisa berarti hal-hal yang malu jika ditampakkan dan sesuatu yang haram atau terlarang untuk diperlihatkan terutama pada lawan jenis. Aurat bisa juga berarti kelemahan, artinya, dalam tubuh tersebut ada kelemahan yang jika tidak bisa menutupinya atau tidak bisa menjaganya wanita bisa celaka atau terjerembab pada lembah kehinaan dan dikuasai sepenuhnya oleh lawan jenis (laki-laki).
Aurat bisa juga berarti sesuatu yang sangat berharga. Sesuatu yang berharga biasanya menarik orang untuk memilikinya menjadi bahan perbincangan dan harapan khalayak ramai. Karena aurat adalah sesuatu yang diharapkan atau diinginkan, maka jika aurat ditampakkan akan menjadi santapan empuk nafsu hewani.
Berharganya aurat hingga entah berapa trilyun uang yang beredar dari bisnis penjualan aurat, baik lewat tayangan televisi atau media cetak tertentu yang mengekspose aurat sebagai menu utamannya.
Wanita yang dengan sengaja menampakkan atau memberikan auratnya pada setiap orang berarti ia dengan sengaja menjual murah mutiara tubuhnya. Perempuan seperti ini sering disebut sebagai perempuan murahan dan mencemari nama baik keluarga dan lingkungan sekitar. Sebaliknya perempuan yang mempertahankan auratnya dan hanya menampakkan pada orang yang hak, maka ia telah berhasil mempertahankan harga dari auratnnya.
a. Remaja
Istilah remaja nampaknya istilah paling populer yang sering digunakan untuk menilai kedewasaan seseorang. Setiap kali disebut remaja, maka pikiran seseorang pasti terfokus pada manusia yang berpikiran dewasa. Para psikolog sendiri sulit mendefinisikan secara pasti arti dari remaja. Maka tak heran jika dalam berbagai perundang-undangan dunia termasuk di Indonesia tidak ditemukan istilah remaja. Bahkan di negara-negara maju telah lama tidak menggunakan istilah remaja dalam berbagai perundang-undangannya. Dalam perundang-undangan Indonesia hanya dikenal istilah anak-anak dan dewasa.
Sekalipun demikian, untuk memperjelas arah pandangan kita tentang remaja, tidak ada salahnya didefinisikan dengan merujuk berbagai pendapat para ahli.
Zakiyah Daradjat (1975), mendefinisikan remaja sebagai anak yang ada pada masa peralihan dari masa anak-anak menuju usia dewasa. Pada masa peralihan ini biasanya terjadi percepatan pertumbuhan dalam segi fisik maupun psikis. Baik ditinjau dari bentuk badan, sikap, cara berpikir, dan bertindak, mereka bukan lagi anak-anak. Mereka juga belum dikatakan manusia dewasa yang memiliki kematangan pikiran. Zakiyah Daradjat membatasi masa remaja ini antara usia 13 tahun hingga 24 tahun.
Menurut Drs. Hasan Basri dalam buku Remaja Berkualitas, Problematika dan Solusinya, menilai remaja sebagai kelompok manusia yang tengah meninggalkan masa kanak-kanak yang penuh dengan ketergantungan dan menuju masa pembentukan tanggung jawab. Masa remaja ditandai dengan pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah dialami baik dalam bidang fisik-biologis maupun psikis atau kejiwaan. Menstruasi pertama bagi kaum wanita dan keluarnya sperma dalam mimpi basah pertama bagi pria adalah tonggak pertama dalam perjalanan usia remaja.
Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (1994), Mendefinisikan remaja sebagai individu yang tengah mengalami perkembangan fisik dan mental. Beliau membatasi usia remaja ini antara 11-24 tahun dengan pertimbangan sebagai berikut :
1. Usia 11 tahun adalah usia di mana pada umumnya tanda-tanda seksual sekunder mulai nampak (kriteria fisik).
2. Di banyak masyarakat Indonesia, usia 11 tahun sudah dianggap akil baligh baik menurut adat maupun agama. sehingga masyarakat tidak lagi memperlakukan mereka sebagai anak-anak (kriteria sosial).
3. Pada usia tersebut mulai ada tanda-tanda penyempurnaan perkembangan jiwa.
4. Batas usia 24 tahun merupakan batas maksimum untuk memberi kesempatan mereka mengembangkan dirinya setelah sebelumnya masih tergantung pada orang tua.
Pengertian dan batasan remaja menurut WHO
WHO mendefinisikan remaja sebagai fase ketika seorang anak mengalami hal-hal sebagai berikut
1. Individu berkembang dari saat pertamakali ia menunjukkan tanda-tanda seksual sekundernya sampai ia mencapai kematangan seksualnya.
2. Individu mengalami perkembangan psikologis dan pola indentifikasi dari kanak-kanak menuju dewasa.
3. Terjadi peralihan dari ketergantungan sosial-ekonomi yang penuh kepada keadaan yang relatif lebih mandiri.
Dari berbagai definisi di atas dapat disimpulkan bahwa remaja adalah: Suatu masa dalam hidup manusia yang banyak mengalami perubahan (pancaroba), yaitu masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa tanpa batasan usia yang jelas. Sulitnya menentukan usia remaja disebabkan adanya perbedaan kultur dari tiap-tiap masyarakat dunia khususnya Indonesia.
b. ABG (Anak Baru Gede)
Istilah ABG sebenarnya muncul akhir-akhir ini yaitu, menjelang berakhirnya abad ke-20. ABG bukanlah anak dewasa dan tidak pula bisa digolongkan usia remaja. Istilah ini muncul setelah adanya berbagai kasus seksualitas yang sebenarnya tidak layak mereka lakukan. Kebanyakan ahli psikologi memperkirakan munculnya ABG ini sebagai bagian dari globalisasi yang menghadirkan berbagai informasi vulgar (seks) yang tanpa penjelasan atau bimbingan yang benar dari orang dewasa atau orangtua. Mereka bisa juga disebut anak yang terlalu cepat dewasa terutama mengenai masalah seks.
ABG menurut Dr. Sarlito Wirawan Sarwono adalah mereka yang berusia sekolah SMP kelas I dan II atau seringkali kelas VI SD. Jelasnya mereka berusia 11-13 tahun. Ditinjau dari sudut sosial mereka berasal dari golongan menengah ke atas. Dengan demikian menurut Sarlito, ABG muncul dalam masyarakat tertentu dan dalam golongan masyarakat tertentu. Tapi mengapa harus golongan menengah ke atas? Sebab dari segi perkembangan fisik saja mereka lebih baik dan terkesan cepat gede. Ditinjau segi psikologis mereka tanpa beban dan hidup bebas sehingga banyak waktu yang digunakan untuk bergaul dengan teman-temannya dan di sinilah percepatan kematangan seksual terjadi. Adapun di masyarakat bawah, gejala seperti ini tidak ditemukan. Hal ini disebabkan anak yang berada dalam kelompok masyarakat bawah hidup penuh beban, mereka mesti membantu orangtuanya bekerja sehingga tidak ada waktu main. Lagipula kebanyakan pada golongan masyarakat ini, anak seusia ABG sudah dipersiapkan untuk nikah (kawin muda).
Adapun menurut Dr. Dadang Hawari, ABG bisa digolongkan usia antara 11-17 tahun. Mereka adalah kelompok anak yang masih kesulitan menentukan identitas diri dan kebingungan menentukan idola hidup. Faktor yang mempengaruhi munculnya ABG, menurut Dr. Dadang Hawari adalah gaya hidup orangtua dan masyarakat sekelilingnya di samping adanya arus informasi yang tanpa batas (Gatra, 21 Juni 1997).
c. Pubertas
Dalam berbagai literatur, anak pubertas adalah kelompok anak yang masuk pada usia remaja dan pubertas berada dalam usia remaja. Pubertas adalah masa yang khusus di mana seorang anak merasakan adanya kebutuhan yang sangat kuat pada lawan jenis atau keinginan bercinta begitu mendalam. Pada masa ini seorang anak cenderung emosional. Para psikolog mengkhususkan masa ini sebagai masa perkembangan seksualitas anak. Anak yang berada pada masa ini akan mengalami perubahan, baik fisik maupun psikis dengan cepat.
Menurut Drs. Soesilowindradini, MA. (1994), pubertas timbul pada usia berbeda-beda. Masa ini adalah masa yang pendek sekitar 4 tahun. Munculnya masa ini disebabkan mulai bekerjanya kelenjar seks untuk menghasilkan hormon sehingga muncul perubahan fisik dan psikis yang khas. Sekitar 5 tahun sebelum anak masuk usia pubertas telah ada hormon seks itu di tubuhnya. Hormon ini lama kelamaan semakin bertambah dan membawa kematangan pada struktur dan fungsi alat-alat kelamin.
d. Pornografi
Pornografi berasal dari kata porne dan graphien, bahasa Yunani. Porne berarti perempuan jalang, graphien berarti tulisan. Dalam pengertian lebih luas pornografi berarti tulisan, gambar, lukisan, tayangan audio-visual, pembicaraan, dan gerakan-gerakan tubuh yang membuka anggota tubuh tertentu secara vulgar yang semata-mata untuk menarik perhatian lawan jenis.
Seiring dengan perkembangan teknologi dalam segala bidang dan masuknya budaya global dari dan ke tiap-tiap negara, menyebabkan adanya asimilasi budaya dan gaya hidup global. Hal ini bisa kita lihat bagaimana gencarnya arus pornografi dalam tayangan televisi, video kaset, laser disk (LD), video compac disk (VCD), internet, dan berbagai gambar dalam majalah dan surat kabar bahkan dalam buku. Akibatnya, budaya rok mini, pakaian "you can see", jeans ketat, kaos ketat dan menggantung (menampakkan pusarnya) hingga gerakan tubuh erotis semakin sulit dibendung dan menjadi pemandangan keseharian. Tak heran jika kasus-kasus pelecehan seksual pun semakin menggejala dan menjadi menu berita yang kita santap tiap hari.
e. Seks
Jika pornografi merupakan upaya penampakan aurat untuk maksud-maksud tertentu, maka seks adalah menu dari pornografi itu sendiri. Seks bisa berarti hal-hal yang menarik birahi dan ada pada "lokasi" tertentu dari tubuh wanita dan laki-laki. Jadi seks memancar dari paha, dada dan lain-lain dari tubuh wanita. Seks itu sendiri adalah fitrah yang diberikan pada setiap makhluk hidup terutama manusia. Seks dimaksudkan untuk mendorong manusia melanjutkan atau melestarikan keturunannya. Maka seks adalah potensi bawaan sebagai modal bagi manusia untuk mendekati lawan jenisnya.
f. Aurat
Aurat secara garis besar berarti lokasi dari anggota tubuh tertentu dari manusia yang mengandung muatan seks atau mengandung daya tarik seks. Sehingga jika aurat ini sengaja atau tidak sengaja ditampakkan, akan membangkitkan birahi dan memancing lawan jenis untuk melakukan hubungan intim. Bagi wanita, nyaris seluruh tubuh dan gerakannya mengandung muatan seks. Sementara bagi laki-laki justru hanya sebagian kecil dari tubuhnya dan gerakan tubuhnya yang bisa dikategorikan aurat.
Dalam Islam, aurat bisa berarti hal-hal yang malu jika ditampakkan dan sesuatu yang haram atau terlarang untuk diperlihatkan terutama pada lawan jenis. Aurat bisa juga berarti kelemahan, artinya, dalam tubuh tersebut ada kelemahan yang jika tidak bisa menutupinya atau tidak bisa menjaganya wanita bisa celaka atau terjerembab pada lembah kehinaan dan dikuasai sepenuhnya oleh lawan jenis (laki-laki).
Aurat bisa juga berarti sesuatu yang sangat berharga. Sesuatu yang berharga biasanya menarik orang untuk memilikinya menjadi bahan perbincangan dan harapan khalayak ramai. Karena aurat adalah sesuatu yang diharapkan atau diinginkan, maka jika aurat ditampakkan akan menjadi santapan empuk nafsu hewani.
Berharganya aurat hingga entah berapa trilyun uang yang beredar dari bisnis penjualan aurat, baik lewat tayangan televisi atau media cetak tertentu yang mengekspose aurat sebagai menu utamannya.
Wanita yang dengan sengaja menampakkan atau memberikan auratnya pada setiap orang berarti ia dengan sengaja menjual murah mutiara tubuhnya. Perempuan seperti ini sering disebut sebagai perempuan murahan dan mencemari nama baik keluarga dan lingkungan sekitar. Sebaliknya perempuan yang mempertahankan auratnya dan hanya menampakkan pada orang yang hak, maka ia telah berhasil mempertahankan harga dari auratnnya.
Bedah Vagina (Vaginoplasi)
Pernah mendengar kata-kata ini ? ,sepertinya berhubungan dengan be-
dah Plastik yaa ?
Memang benar ini berhubungan dengan bidangnya dokter Bedah ,dan
yang dibedah adalah daerah Vagina !.
Keperluannya buat apa sih..?! sampai Vagina
dibedah ?
Pada awalnya dulu Vaginoplasti adalah suatu
Terapi Operasi untuk menolong kelainan Bawa-
an yang misalnya : tidak terbentuknya Vagina
pada keadaan lahir. ya ..Bawaan sejak Lahir.
Atau dapat juga pada Vagina yang buntu ,vagina yang tidak berlubang
dan pada keadaan Transeksual (ganti kelamin) walaupun yang satu ini
masih menjadi kontroversi.
Sehingga pada kasus-kasus tsb penderita dapat melaksanakan kegia-
tan seksual dan fungsi reproduksinya dengan normal.
.
Pada kasus ganti kelamin ( yang masih kontroversi ) kadang disalah gu-
nakan untuk merubah jenis kelamin laki-laki menjadi perempuan.
walaupun sangat tidak mungkin merubah laki-laki Tulen manjadi perem-
puan.
.
Ada juga yang saat ini lagi tren (kalau tidak mau di bilang disalah guna-
kan ) yaitu Vaginoplasti untuk tujuan KOSMETIK....apa itu...?
Yaitu mengencangkan otot - otot Vagina demi kepuasan seksual.
Katanya untuk kepentingan si wanita dan pasangannya..!
Yang jelas sampai saat ini para ahli masih silang pendapat.
Tapi bagi yang telah menjalaninya.....? katanya sih lebih nikmat...?!
dan katanya pula ...... wanita lebih besar mencapai ..Orgasme...!
Tapi sekali lagi itu baru katanya..,karena tidak ada penelitian medis
yang independen yang bisa membuktikan hal tersebut.
.
Karenanya perlu disadari bila Vagina tidak ada keluhan maka sebaik-baiknya rekayasa manusia....sudah tentu paling sempurna adalah ciptaan Tuhan...,sehingga tidak usahlah untuk diubah bentuk
nya segala hanya untuk alasan kosmetik..,belum lagi efek sampingnya
dah Plastik yaa ?
Memang benar ini berhubungan dengan bidangnya dokter Bedah ,dan
yang dibedah adalah daerah Vagina !.
Keperluannya buat apa sih..?! sampai Vagina
dibedah ?
Pada awalnya dulu Vaginoplasti adalah suatu
Terapi Operasi untuk menolong kelainan Bawa-
an yang misalnya : tidak terbentuknya Vagina
pada keadaan lahir. ya ..Bawaan sejak Lahir.
Atau dapat juga pada Vagina yang buntu ,vagina yang tidak berlubang
dan pada keadaan Transeksual (ganti kelamin) walaupun yang satu ini
masih menjadi kontroversi.
Sehingga pada kasus-kasus tsb penderita dapat melaksanakan kegia-
tan seksual dan fungsi reproduksinya dengan normal.
.
Pada kasus ganti kelamin ( yang masih kontroversi ) kadang disalah gu-
nakan untuk merubah jenis kelamin laki-laki menjadi perempuan.
walaupun sangat tidak mungkin merubah laki-laki Tulen manjadi perem-
puan.
.
Ada juga yang saat ini lagi tren (kalau tidak mau di bilang disalah guna-
kan ) yaitu Vaginoplasti untuk tujuan KOSMETIK....apa itu...?
Yaitu mengencangkan otot - otot Vagina demi kepuasan seksual.
Katanya untuk kepentingan si wanita dan pasangannya..!
Yang jelas sampai saat ini para ahli masih silang pendapat.
Tapi bagi yang telah menjalaninya.....? katanya sih lebih nikmat...?!
dan katanya pula ...... wanita lebih besar mencapai ..Orgasme...!
Tapi sekali lagi itu baru katanya..,karena tidak ada penelitian medis
yang independen yang bisa membuktikan hal tersebut.
.
Karenanya perlu disadari bila Vagina tidak ada keluhan maka sebaik-baiknya rekayasa manusia....sudah tentu paling sempurna adalah ciptaan Tuhan...,sehingga tidak usahlah untuk diubah bentuk
nya segala hanya untuk alasan kosmetik..,belum lagi efek sampingnya
Meningkatkan Kekuatan Alat Vital Laki-laki
Seiring dengan bertambahnya usia dan banyak faktor yang mempengaruhi hilangnya kekuatan alat vital laki-laki (Mr. P) dan potensi seksual karena itu bagian tumbuh yang dibanggakan pria ini memerlukan tune up seperti halnya mesin kendaraan.
Kemacetan darah di sekitar dan dalam organ seksual menyebabkan masalah dan kehilangan kekuatan Mr. P pada pria yang akhirnya berdampak pada potensi seksual. Tetapi jangan terlalu khawatir perubahan dalam gaya hidup dapat membantu mencapai potensi yang diharapkan.Walaupun saran-saran ini tidak menjamin perubahan bagi setiap orang, setidaknya dapat membantu memperbaiki banyak kekhawatiran. Perlu diingat sikap positif akan menghasilkan hasil yang positif pula.
OlahragaAgar dapat mencapai ereksi penuh, anda harus tetap menjaga aliran darah pada penis. Dengan olahraga secara teratur, sirkulasi darah akan semakin meningkat dan akhirnya terhindar dari kemacetan darah termasuk aliran darah ke penis.
Merubah pola makanKonsumsi lebih banyak produk kacang kedelai, sayuran segar, buah-buahan dan seafood dan menjaga makan berlemak dalam jumlah minimum. Pola makan akan secara langsung berpengaruh terhadap kebugaran dan jika anda ingin menjadi yang terbaik, perlakukan tubuh anda dengan baik sehingga penis merasakan pengaruhnya.
Konsumsi suplemen herbal dan vitaminSuplemen herbal dan vitamin memiliki sedikit kerugian. Tingkatkan energi anda dengan suplemen seperti ginseng dan vitamin B12. Peningkatan energi ini dapat meningkatkan kepercayaan yang gilirannya memberikan pengaruh positif pada penis, termasuk suplemen alami.
Berhenti merokok, alkohol dan obat-obatanBukan rahasia lagi semua obat-obatan berbahaya dan tidak diperlukan. Jika anda perokok, berhentilah segera karena fakta menunjukkan perokok memiliki ereksi lebih kecil dibanding non perokok. Pembuluh darah berkontraksi ketika asap masuk dalam tubuh dan aliran darah sehingga mencegah penis mencapai potensi penuh.
Pijat pangkal paha sesering mungkin.
Sepertinya halnya olahraga, memijat juga dapat membantu aliran darah. Pijat daerah sekitar penis untuk mendapatkan sirkulasi darah dan energi seksual. Pijatan setiap hari dapat membantu meningkatkan keadaan.Walaupun terdengar sedikit membosankan, tips ini aspek penting dalam meningkatkan energi dan pertumbuhan seksual bagi pria. Kepercayaan mungkin menjadi aspek terpenting dari setiap pengalaman seksual yang anda lakukan. Tetapi jika anda mempraktekan seluruh saran diatas, kepercayaan akan semakin meningkat.
(Ya2n/askmen)
Kemacetan darah di sekitar dan dalam organ seksual menyebabkan masalah dan kehilangan kekuatan Mr. P pada pria yang akhirnya berdampak pada potensi seksual. Tetapi jangan terlalu khawatir perubahan dalam gaya hidup dapat membantu mencapai potensi yang diharapkan.Walaupun saran-saran ini tidak menjamin perubahan bagi setiap orang, setidaknya dapat membantu memperbaiki banyak kekhawatiran. Perlu diingat sikap positif akan menghasilkan hasil yang positif pula.
OlahragaAgar dapat mencapai ereksi penuh, anda harus tetap menjaga aliran darah pada penis. Dengan olahraga secara teratur, sirkulasi darah akan semakin meningkat dan akhirnya terhindar dari kemacetan darah termasuk aliran darah ke penis.
Merubah pola makanKonsumsi lebih banyak produk kacang kedelai, sayuran segar, buah-buahan dan seafood dan menjaga makan berlemak dalam jumlah minimum. Pola makan akan secara langsung berpengaruh terhadap kebugaran dan jika anda ingin menjadi yang terbaik, perlakukan tubuh anda dengan baik sehingga penis merasakan pengaruhnya.
Konsumsi suplemen herbal dan vitaminSuplemen herbal dan vitamin memiliki sedikit kerugian. Tingkatkan energi anda dengan suplemen seperti ginseng dan vitamin B12. Peningkatan energi ini dapat meningkatkan kepercayaan yang gilirannya memberikan pengaruh positif pada penis, termasuk suplemen alami.
Berhenti merokok, alkohol dan obat-obatanBukan rahasia lagi semua obat-obatan berbahaya dan tidak diperlukan. Jika anda perokok, berhentilah segera karena fakta menunjukkan perokok memiliki ereksi lebih kecil dibanding non perokok. Pembuluh darah berkontraksi ketika asap masuk dalam tubuh dan aliran darah sehingga mencegah penis mencapai potensi penuh.
Pijat pangkal paha sesering mungkin.
Sepertinya halnya olahraga, memijat juga dapat membantu aliran darah. Pijat daerah sekitar penis untuk mendapatkan sirkulasi darah dan energi seksual. Pijatan setiap hari dapat membantu meningkatkan keadaan.Walaupun terdengar sedikit membosankan, tips ini aspek penting dalam meningkatkan energi dan pertumbuhan seksual bagi pria. Kepercayaan mungkin menjadi aspek terpenting dari setiap pengalaman seksual yang anda lakukan. Tetapi jika anda mempraktekan seluruh saran diatas, kepercayaan akan semakin meningkat.
(Ya2n/askmen)
Label:
alat vital laki-laki,
MR.P,
seks,
sex,
sperma
Ukuran Vagina
Anda khawatir terhadap ukuran vagina apakah terlalu besar atau terlalu kecil? Ini adalah kondisi yang sangat umum terjadi diantara wanita namun hal itu menjadi biasa karena ukuran vagina dianggap sebagai rahasia seksual yang bersifat pribadi. Jika anda adalah wanita yang khawatir terhadap ukuran vagina, jangan segan-segan untuk berkonsultasi dengan dokter dan memeriksakannya.
Ukuran vagina yang terlalu besar biasa terjadi akibat melahirkan. Jika anda belum pernah melahirkan, hampir tidak mungkin ukuran vagina menjadi sangat besar. Namun di masyarakat ada mitos yang sangat umum bahwa wanata yang yang sering melakukan hubungan intimpun memiliki ukuran vagina yang besar. Ini sangat tidak benar, sesering apapun hubungan intim, tidak ada pengaruhnya terhadap ukuran vagina.
Apa yang membuat ukuran vagina besar hanyalah melahirkan. Semakin banyak melahirkan, semakin lebarlah ukuran vagina. Hal ini disebabkan terjadi kerusakan pada otot dan jaringan pendukung lain dari dinding vagina.
Jika ukuran vagina anda terlalu besar dapat memperngaruhi kepuasan hubungan intim baik bagi anda sendiri ataupun pasangan, udara lebih mungkin keluar masuk vagina, air mandi lebih mungkin masuk walaupun jarang mengakibatkan masalah kesehatan.
Ada beberapa tindakan yang dapat anda lakukan jika ukuran vagina anda lebih besar:
Penting melakukan olahraga otot pelvic. Anda harus melakukanhya secara intensif selama enam bulan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dengan cara mengencangkan otot pelvic seperti seolah-olah anda tengah berusaha menghentikan kencing, tahan kontraksi ini selama 10 detik, relakkan selama 10 detik, ulangi kembali hal serupa selama 5 menit selama empat kali sehari.
Membeli alat penguat otot vagina. Alat ini terbilang cukup mahal namun jika anda menginginkan perbaikan, anda perlu mencobanya. Dengan alat ini terbukti beberapa wanita mengalami orgasme yang lebih sering.
Datang ke dokter kelamin untuk membicarakan kemungkinan tindakan operasi jika memungkinkan dengan cara mengangkat jaringan pelvic yang lebih.
Wanita dengan ukuran vagina besar dapat memperbaiki kualitas hubungan intim mereka baik bagi diri sendiri ataupun pasangan dengan memasukan vibrator kecil selama hubungan intim. Mungkin terdengar aneh, namun kenyataannya, Jika anda telah memiliki bebarapa anak, ada cukup ruang baik bagi vibrator kecil dan penis di dalamnya.
Bagaimana bila ukuran vagina terlalu kecil?Ukuran vagina yang terlalu kecil sebenanrya ukuran vagina itu masih dalam ukuran normal. Vagina kecil bisanya memiliki gejala : sakit saat hubungan intim, tidak mampu melakukan hubungan intim sama sekali, dan tidak mampu memasukan tampon. Hampir selalu wanita yang merasa memiliki ukuran vagina terlalu kecil adalah mereka yang mengalami vaginismus-kondisi umum yang membuat otot vagina berkontraksi kapanpun setiap pendekatan dilakukan pada area genital.
Ukuran vagina yang terlalu besar biasa terjadi akibat melahirkan. Jika anda belum pernah melahirkan, hampir tidak mungkin ukuran vagina menjadi sangat besar. Namun di masyarakat ada mitos yang sangat umum bahwa wanata yang yang sering melakukan hubungan intimpun memiliki ukuran vagina yang besar. Ini sangat tidak benar, sesering apapun hubungan intim, tidak ada pengaruhnya terhadap ukuran vagina.
Apa yang membuat ukuran vagina besar hanyalah melahirkan. Semakin banyak melahirkan, semakin lebarlah ukuran vagina. Hal ini disebabkan terjadi kerusakan pada otot dan jaringan pendukung lain dari dinding vagina.
Jika ukuran vagina anda terlalu besar dapat memperngaruhi kepuasan hubungan intim baik bagi anda sendiri ataupun pasangan, udara lebih mungkin keluar masuk vagina, air mandi lebih mungkin masuk walaupun jarang mengakibatkan masalah kesehatan.
Ada beberapa tindakan yang dapat anda lakukan jika ukuran vagina anda lebih besar:
Penting melakukan olahraga otot pelvic. Anda harus melakukanhya secara intensif selama enam bulan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dengan cara mengencangkan otot pelvic seperti seolah-olah anda tengah berusaha menghentikan kencing, tahan kontraksi ini selama 10 detik, relakkan selama 10 detik, ulangi kembali hal serupa selama 5 menit selama empat kali sehari.
Membeli alat penguat otot vagina. Alat ini terbilang cukup mahal namun jika anda menginginkan perbaikan, anda perlu mencobanya. Dengan alat ini terbukti beberapa wanita mengalami orgasme yang lebih sering.
Datang ke dokter kelamin untuk membicarakan kemungkinan tindakan operasi jika memungkinkan dengan cara mengangkat jaringan pelvic yang lebih.
Wanita dengan ukuran vagina besar dapat memperbaiki kualitas hubungan intim mereka baik bagi diri sendiri ataupun pasangan dengan memasukan vibrator kecil selama hubungan intim. Mungkin terdengar aneh, namun kenyataannya, Jika anda telah memiliki bebarapa anak, ada cukup ruang baik bagi vibrator kecil dan penis di dalamnya.
Bagaimana bila ukuran vagina terlalu kecil?Ukuran vagina yang terlalu kecil sebenanrya ukuran vagina itu masih dalam ukuran normal. Vagina kecil bisanya memiliki gejala : sakit saat hubungan intim, tidak mampu melakukan hubungan intim sama sekali, dan tidak mampu memasukan tampon. Hampir selalu wanita yang merasa memiliki ukuran vagina terlalu kecil adalah mereka yang mengalami vaginismus-kondisi umum yang membuat otot vagina berkontraksi kapanpun setiap pendekatan dilakukan pada area genital.
Bahaya Utama ABORSI
BAHAYA melakukan Aborsi pada remaja:
1. Infeksi alat reproduksi karena melakukan kuretase (secara medis) yang dilakukan secara tak steril. Hal ini membuat remaja mengalami kemandulan dikemudian hari setelah menikah.
2. Pendarahan sehingga remaja dapat mengalami shock akibat pendarahan dan gangguan neurologist. Selain itu pendarahan juga dapat mengakibatkan kematian ibu maupun anak atau keduanya.
3. Resiko terjadinya reptur uterus atau robeknya rahim lebih besar dan menipisnya dinding rahim akibat kuretase. Kemandulan oleh karena robeknya rahim, resiko infeksi, resiko shock sampai resiko kematian ibu dan anak yang dikandungnya.
4. Terjadinya fistula genital traumatis adalah suatu saluran atau hubungan antara genital dan saluran kencing atau saluran pencernaan yang secara normal tidak ada.
1. Infeksi alat reproduksi karena melakukan kuretase (secara medis) yang dilakukan secara tak steril. Hal ini membuat remaja mengalami kemandulan dikemudian hari setelah menikah.
2. Pendarahan sehingga remaja dapat mengalami shock akibat pendarahan dan gangguan neurologist. Selain itu pendarahan juga dapat mengakibatkan kematian ibu maupun anak atau keduanya.
3. Resiko terjadinya reptur uterus atau robeknya rahim lebih besar dan menipisnya dinding rahim akibat kuretase. Kemandulan oleh karena robeknya rahim, resiko infeksi, resiko shock sampai resiko kematian ibu dan anak yang dikandungnya.
4. Terjadinya fistula genital traumatis adalah suatu saluran atau hubungan antara genital dan saluran kencing atau saluran pencernaan yang secara normal tidak ada.
Label:
bahaya aborsi,
freesex,
hamil di luar nikah,
seks bebas
Seks Pra Nikah: Sebuah Fenomena
Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak menuju alam dewasa yang mandiri. Kadang dapat disebut anak tetapi kadang harus dianggap sebagai orang tua. Masa remaja, oleh karenanya, sesuai dengan perkembangan hormonalnya serta perkembangan psikologinya, merupakan masa transisi, masa pancaroba yang penuh gejolak, lni adalah kenyataan berdasarkan penelitian kedokteran maupun psikologik.
Pada usia remaja, organ tubuh mulai tumbuh dan berfungsi sebagaimana pembentukannya, termasuk organ genetalia. Organ gelletalia sebagai organ reproduksi, mempunyai fungsi sangat penting karena dari fungsi tersebut dapat mempertahankan diri dari kepunahan. Melalui proses reproduksi, kita dapat melihat suatu peristiwa yang sangat mengagumkan mulai dari keadaan umum suami istri, saat pembuahan, masa kehamilan dan dan akhirnya mengalami titik kulminasi berupa persalinan.
Kalau seorang meningkat remaja, dan mereka ada aktivitas sex, itu wajar saja sebab itu merupakan konsekuensi dari perkembangan fisiknya yang memang menurut mereka untuk begitu. Terlepas dari masalah moral, apalagi kaidah agama harus tetap ada untuk mengatur kehidupan manusia. Oleh karenanya, aturan main dalam menjalani aktivitas Sex remaja niemang perlu, dan justru dari sinilah harus dicari titik temu antara dorongan biologic dengan batasan moral. Perlu upaya lebih kuat untuk bisa saling menahan dorongan sexual. Bila sedang berdekatan, kendalikan diri bila timbul keinginana untuk bermestraan lebih jauh.
Hindari menyentuh bagian tubuh yang mudah terangsang seperti: alat kelamin, paha, paha sebelah dalam, bokong, payudara, leher, mulut, karena daerah tersebut mengandung syaraf-syaraf yang sangat peka sehingga jika disentuh dapat mendorong timbunya mafsu sexual dan melemahkan pengendalian diri.
Alasan remaja menunda hubungan sexual sebelum nikah:
· Takut hamil, takut terkena PMS dan HIV/AIDS.
· Harapan keluarga (orang tua dapat mengijinkan HUS)
· Takut pada kekerasan (kemungkinana adanya paksaan dalam melakukan hubungan sexual)
· Pertemanan (memberi waktu lebih banyak untuk saling mengenla)
· Nilai-nilai agama dan takut berdosa (nilai-nilai yang melarang hubungan sexual mebelum menikah)
· Belum siap (terlalu muda atau memang belum siap bertanggung jawab sepenuhnya)
· Tunggu sampai menikah (kurang percaya dengan pacar atau belum menikah dengan pacar)
· Takut kehilangan keperawanan
Cara-cara efektif menunda hubungan seksual sebelum menikah
· Jangan terjebak pada rayuan gombal
· Hindari berpergian dengan orang yang tidak dikenal
· Hindari dating kekamar lawan jenis sendirian tanpa orang lain
· Jangan guankan obat-obatan atau alcohol agar tidak dapat terjebak situasi yang menekan
· Bersikap tegas misalnya tidak bergaya seksi
· Ikuti kegiatan yang positif
· Bersikap terbuka sejak awal hubungan, Katakan kalau kamu tidak inginkan hubungan sex
· Gunakan cara lain untuk menunjukan rasa sayangmu tanpa melakukan hubungan sex
· Mendekatkan diri kepada Tuhan untuk memperbanyak belajar agama.
Kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja dapat memicu terjadinya pengguguran kandungan atau aborsi. Secara psikologi pada saat seseorang mengalami kehamilan diluar nikah maka dia akan cenderung mengambil jalam pintas yang terkesan lebih mudah seperti menggugurkan kandungan atau aborsi. Secara medis, aborsi adalah berakhirnya mencapai usia 20b minggu, dimana janin belumdapat hodup diluar kandungan. Tindakan aborsi mengandung resiko yang cukup tinggi apabila dilakukan tidak sesuai standar profesi medis. Misalnya dengan cara
1. Penggunaan ramuan dengan jamu peluntur rahim, memkan nanas muda dicampur lada atau merica.
2. Manipulasi fisik seperti dengan pjatan atau loncat-loncat
3. Menggunakan alat Bantu tradisionil yang tidak steril misalnya daun sirih yang dapat mengakibatkan infeksi pada rahim
Pada usia remaja, organ tubuh mulai tumbuh dan berfungsi sebagaimana pembentukannya, termasuk organ genetalia. Organ gelletalia sebagai organ reproduksi, mempunyai fungsi sangat penting karena dari fungsi tersebut dapat mempertahankan diri dari kepunahan. Melalui proses reproduksi, kita dapat melihat suatu peristiwa yang sangat mengagumkan mulai dari keadaan umum suami istri, saat pembuahan, masa kehamilan dan dan akhirnya mengalami titik kulminasi berupa persalinan.
Kalau seorang meningkat remaja, dan mereka ada aktivitas sex, itu wajar saja sebab itu merupakan konsekuensi dari perkembangan fisiknya yang memang menurut mereka untuk begitu. Terlepas dari masalah moral, apalagi kaidah agama harus tetap ada untuk mengatur kehidupan manusia. Oleh karenanya, aturan main dalam menjalani aktivitas Sex remaja niemang perlu, dan justru dari sinilah harus dicari titik temu antara dorongan biologic dengan batasan moral. Perlu upaya lebih kuat untuk bisa saling menahan dorongan sexual. Bila sedang berdekatan, kendalikan diri bila timbul keinginana untuk bermestraan lebih jauh.
Hindari menyentuh bagian tubuh yang mudah terangsang seperti: alat kelamin, paha, paha sebelah dalam, bokong, payudara, leher, mulut, karena daerah tersebut mengandung syaraf-syaraf yang sangat peka sehingga jika disentuh dapat mendorong timbunya mafsu sexual dan melemahkan pengendalian diri.
Alasan remaja menunda hubungan sexual sebelum nikah:
· Takut hamil, takut terkena PMS dan HIV/AIDS.
· Harapan keluarga (orang tua dapat mengijinkan HUS)
· Takut pada kekerasan (kemungkinana adanya paksaan dalam melakukan hubungan sexual)
· Pertemanan (memberi waktu lebih banyak untuk saling mengenla)
· Nilai-nilai agama dan takut berdosa (nilai-nilai yang melarang hubungan sexual mebelum menikah)
· Belum siap (terlalu muda atau memang belum siap bertanggung jawab sepenuhnya)
· Tunggu sampai menikah (kurang percaya dengan pacar atau belum menikah dengan pacar)
· Takut kehilangan keperawanan
Cara-cara efektif menunda hubungan seksual sebelum menikah
· Jangan terjebak pada rayuan gombal
· Hindari berpergian dengan orang yang tidak dikenal
· Hindari dating kekamar lawan jenis sendirian tanpa orang lain
· Jangan guankan obat-obatan atau alcohol agar tidak dapat terjebak situasi yang menekan
· Bersikap tegas misalnya tidak bergaya seksi
· Ikuti kegiatan yang positif
· Bersikap terbuka sejak awal hubungan, Katakan kalau kamu tidak inginkan hubungan sex
· Gunakan cara lain untuk menunjukan rasa sayangmu tanpa melakukan hubungan sex
· Mendekatkan diri kepada Tuhan untuk memperbanyak belajar agama.
Kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja dapat memicu terjadinya pengguguran kandungan atau aborsi. Secara psikologi pada saat seseorang mengalami kehamilan diluar nikah maka dia akan cenderung mengambil jalam pintas yang terkesan lebih mudah seperti menggugurkan kandungan atau aborsi. Secara medis, aborsi adalah berakhirnya mencapai usia 20b minggu, dimana janin belumdapat hodup diluar kandungan. Tindakan aborsi mengandung resiko yang cukup tinggi apabila dilakukan tidak sesuai standar profesi medis. Misalnya dengan cara
1. Penggunaan ramuan dengan jamu peluntur rahim, memkan nanas muda dicampur lada atau merica.
2. Manipulasi fisik seperti dengan pjatan atau loncat-loncat
3. Menggunakan alat Bantu tradisionil yang tidak steril misalnya daun sirih yang dapat mengakibatkan infeksi pada rahim
Label:
hamil di luar nikah,
HIV/AIDS,
seks pranikah
Langganan:
Postingan (Atom)
Bila Jodoh tak Kunjung Datang
Maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai. Garis hidup setiap orang berbada. Sesuatu yang diharapkan kadang hanya tinggal kenangan. Sebaliknya yang tak diharapkan justru datang lebih awal. Jodoh, adalah hal yang cukup pelik bagi sebagian orang. Tapi jangan larut dalam kegalauan, teruslah mencari solusi. www.geloracinta.com bisa jadi solusi untuk Anda. Simak dengan segenap kejujuran.
www.geloracinta.com